Pilih paket

Cara memindahkan website ke penyedia hosting lain tanpa downtime

Langkah memindahkan website tanpa gangguan: salinan lengkap, uji di server baru, TTL DNS, email, ganti nameserver, dan pemeriksaan sesudahnya.

  • Dipublikasikan
  • Tim NBT Host
  • 4 menit baca
artikel · website yang berjalan
Waktu baca
4mnt
Bagian
9
Mulai membaca

Memindahkan website terasa menakutkan karena seperti operasi jantung: jika ada yang salah, website dan email hilang. Kenyataannya, pemindahan yang dipersiapkan dengan baik dilakukan dengan website lama tetap menyala sampai detik terakhir, dan pengunjung bahkan tidak menyadari perubahannya.

Ringkasan

  • Jangan tutup hosting lama sebelum pemindahan dan propagasi DNS selesai.
  • Buat salinan lengkap: file, database, email.
  • Uji website di server baru sebelum mengganti DNS.
  • Ganti DNS di waktu yang sepi dan tunggu propagasinya: biasanya beberapa jam, kadang hingga 48 jam.

1. Persiapan

Sebelum apa pun, catat kondisi saat ini:

  • di mana domain terdaftar (registrar) dan di mana DNS-nya — bisa di perusahaan yang berbeda;
  • alamat email apa saja yang ada di domain dan di mana pesannya disimpan;
  • versi PHP yang dipakai website;
  • tugas terjadwal (cron) apa saja yang berjalan;
  • apakah website mengirim email lewat SMTP dan dengan pengaturan apa.

Periksa juga tanggal berakhirnya hosting lama. Idealnya ada setidaknya beberapa hari saat keduanya aktif bersamaan.

2. Salinan lengkap

Website WordPress punya dua bagian: file dan database. Keduanya harus disalin pada saat yang sama agar saling cocok. Untuk toko online, pilih waktu dengan sedikit pesanan agar tidak ada yang hilang antara penyalinan dan pemindahan.

Langkah konkret untuk WordPress — dengan file dan database atau dengan plugin migrasi — ada di panduan memindahkan website WordPress.

3. Uji di server baru

Di sinilah kunci pemindahan tanpa gangguan. Website dipasang di server baru dan diperiksa di sana, sebelum domain diarahkan ke server itu. Cara yang sering dipakai adalah file hosts di komputer Anda: Anda memberi tahu komputer Anda saja bahwa domain ada di alamat IP baru, sementara orang lain tetap melihat website lama.

Periksa: halaman depan, formulir, login ke panel admin, keranjang dan pembayaran (untuk toko online), gambar, dan halaman penting.

4. TTL DNS

Setiap record DNS punya TTL: berapa lama komputer dan penyedia internet boleh mengingat jawabannya. Jika TTL-nya satu hari, sebagian pengunjung bisa melihat server lama sampai satu hari setelah perubahan. Jika DNS tetap di penyedia saat ini, turunkan TTL menjadi beberapa menit sehari sebelum pemindahan; setelah pindah, Anda bisa menaikkannya lagi.

Jika Anda mengganti nameserver (misalnya ke ns1.nbt-host.ro dan ns2.nbt-host.ro), propagasi juga bergantung pada registri domain, dan TTL-nya tidak bisa lagi Anda perpendek sendiri.

5. Email

Email adalah bagian yang sering dilupakan. Jika alamat email juga pindah ke hosting baru:

  1. buat alamat yang sama di server baru, dengan kata sandi baru;
  2. salin pesan lama lewat IMAP dari server lama ke server baru (panduan memindahkan pesan);
  3. setelah DNS diganti, salin sekali lagi untuk pesan yang masuk ke server lama selama propagasi;
  4. perbarui pengaturan di ponsel dan di Outlook, jika server email berubah.

Jika email tetap di penyedia lain (misalnya Google Workspace atau Microsoft 365), pastikan record MX, SPF, dan DKIM disalin persis ke zona DNS yang baru.

6. Mengganti DNS

Pilih waktu dengan traffic sedikit. Ganti nameserver di registrar atau ganti record A ke alamat IP baru. Langkahnya, untuk registrar umum dan untuk Cloudflare, ada di panduan mengganti nameserver ke NBT Host.

Selama propagasi, sebagian pengunjung melihat server lama, sebagian lagi server baru. Itu normal — karena itulah website lama tetap menyala. Untuk toko online, sebaiknya hentikan sementara pesanan di website lama atau periksa pesanan di keduanya, agar tidak ada yang hilang.

7. Setelah pindah

  • sertifikat SSL: di server baru diterbitkan setelah domain mengarah ke sana, biasanya dalam beberapa menit (panduan SSL);
  • formulir dan email pesanan: kirim uji coba;
  • cron: buat ulang tugas terjadwal di server baru;
  • Google Search Console: periksa apakah muncul error baru;
  • hosting lama: tutup baru setelah beberapa hari, saat Anda yakin semuanya sudah pindah, termasuk email.

Atau kami yang mengerjakannya

Di setiap paket hosting NBT Host, migrasi website gratis satu kali, di awal kontrak: dari cPanel, DirectAdmin, atau Plesk, atau dari salinan lengkap file dan database. Kami menguji website di server baru sebelum DNS diganti. Anda memilih paket dan mengirimkan akses atau salinannya — tetapi jangan kirim kata sandi lewat WhatsApp atau email. Syarat dan langkahnya ada di halaman Migrasi gratis.

Dukungan

Ada pertanyaan? Yang menjawab adalah manusia.

Ceritakan website Anda dan apa yang ingin Anda lakukan; kami membalas pada jam kerja.

Telepon dan WhatsApp+40 775 396 021
Jam kerjaSenin–Jumat, 09.00–18.00 waktu Rumania (14.00–23.00 WIB; saat musim panas Eropa 13.00–22.00 WIB)

Jangan pernah mengirim kata sandi lewat WhatsApp atau email. Informasi yang membantu kami menjawab sejak pertama: cara meminta bantuan.